Laman

Senin, 01 Juli 2013

Bebas Finansial bukanlah berarti Kaya

   'Wah, gaji saya sih, lima koma sekian. Maksudnya, sudah tanggal lima, langsung koma...'' Atau, ''Duh, gaji itu seperti siklus menstruasi ya. Datangnya sebulan sekali, tujuh hari sudah selesai.''

Mungkin, Anda sering mendengar kalimat-kalimat ini. Reaksi Anda? Tertawa keras, tersenyum saja, atau berwajah kecut? Semuanya tergantung pada bagaimana Anda mengatur keuangan. Ketika tidak ada masalah dalam urusan finansial, tentu saja, Anda tidak perlu khawatir dengan kondisi keuangan Anda. Namun, kalau ternyata Anda juga cukup kalang kabut ketika harus menangani keuangan keluarga atau pribadi, ada baiknya ikuti tips berikut dari seorang perencana keuangan AS.

Hitung gaji
 
Bukan tidak boleh, tapi kurang tepat. Orang yang “kaya” belum tentu bebas secara finansial, sedangkan orang yang bebas finansial sudah pasti kaya. Seringkali, orang disebut “kaya” bila hartanya banyak (punya rumah bagus, mobil berkelas, perhiasan berendeng di badan, baju bermerk, dll) atau pendapatannya besar (eksekutif papan atas, pengusaha sukses).

Padahal, itu adalah definisi yang kurang tepat. Kekayaan (net worth) adalah harta – utang. Jadi meskipun hartanya banyak, pendapatannya besar, bila utangnya juga banyak, boleh jadi kekayaan bersihnya rendah. Dia masih harus bekerja dan berpikir siang malam untuk menutupi kebutuhan hidupnya, yang mencakup juga cicilan untuk melunasi pinjaman-pinjamannya.

Daripada berpikir untuk memiliki kekayaan sebesar-besarnya –menjadi kaya– sebaiknya berpikir untuk menjadi bebas finansial. Menjadi kaya mungkin tidak dapat dicapai, namun menjadi bebas finansial selalu bisa diraih oleh siapa pun yang mau disiplin dan bekerja keras.


 
Pernahkan anda membayangkan hidup tanpa harus bekerja namun tetap mendapatkan uang secara rutin ? Enak sekali bukan ? Hmm…sampai disini saya mendengar beberapa dari pembaca berdecak tidak percaya. Masa sih ada orang bisa gak kerja tapi tetap dapat duit. Kayak di dunia fantasi aja…
 
Jutaan orang berharap bisa hidup dengan kebebasan finansial. Ya, kebebasan finansial adalah hal yang tentu diidamkan oleh semua orang.
 
Eitsss…jangan skeptis duluu.. Bebas finansial itu adalah mungkin dan banyak orang telah sukses  mencapainya. Sekarang mari kita luruskan terlebih dahulu apa itu yang dinamakan “Bebas Finansial”. Bebas finansial adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak perlu bekerja secara fisik untuk dapat melangsungkan hidupnya karena penghasilannya diperoleh dari penghasilan pasif.  
 
Bebas secara finansial dapat diartikan seumur hidup kita, kita tidak perlu khawatir dan susah payah untuk menghasilkan uang karena kita sudah mendapatkan kepastian bahwa segala sesuatunya sudah terpenuhi. Enak bukan?
 
Apa pula itu “Penghasilan Pasif”, sebagian dari anda mungkin bertanya. Penghasilan pasif adalah penghasilan yang mengalir ke kantong kita tanpa kita harus secara fisik bekerja. Contoh penghasilan pasif adalah penghasilan dari aset seperti bisnis, properti, deposito, obligasi, dll. Jika penghasilan pasif anda lebih besar dari pengeluaran anda maka tidak perlu lagi anda bekerja secara fisik untuk melangsungkan hidup anda. Ingat disini kata kuncinya adalah “tidak perlu”. Artinya bisa saja jika seseorang yang secara teknis telah bebas finansial memilih ingin tetap bekerja baik sebagai karyawan atau pekerja professional lainnya. 
 
 
Bebas finansial bukan sesuatu yang mustahil dan dapat kita capai

 idak perlu repot bekerja mencari uang, biarkan uang yang bekerja untuk kita. Bila kondisi ini yang terjadi boleh dibilang kita sudah mencapai tahap bebas secara finansial. Perencana keuangan, Ahmad Gozali, menyebutkan, mengutip dari buku Anthony Robbins, kebebasan finansial adalah suatu kondisi keuangan dengan pencapaian investasi yang cukup banyak, relatif aman, dan hasilnya mencukupi kebutuhan kita untuk hidup dengan gaya hidup yang kita inginkan. Tentunya, hal ini membutuhkan kerja keras, cerdas, dan harus dilakukan berkesinambungan.

Mau seperti ini? Ada kiatnya. Menurut Gozali, kebebasan finansial dapat Anda capai bila Anda disiplin menabung dan melakukan penghematan, lalu tabungan Anda diputar agar bisa memberi hasil yang besar pada periode tertentu dan menghasilkan passive income sehingga Anda tidak perlu bekerja lagi. ''Menabung memang menunda kesenangan di masa sekarang, tetapi hasilnya sangat efektif untuk mencapai tujuan yang lebih besar di masa datang,'' kata Gozali.

Lalu, berapa yang Anda sisihkan untuk tabungan dan investasi? Gozali menyarankan agar mengalokasikan penghasilan Anda menjadi pos-pos berdasarkan prioritas. Pertama adalah cicilan utang (bila ada) yang sebaiknya tidak melebihi dari 30 persen dari penghasilan bulanan, kemudian usahakan menyisihkan 10 persen dari gaji secara rutin tiap bulannya untuk tabungan.

Bila Anda tidak mempunyai utang, jumlah yang disisihkan bisa diperbesar lagi, misalnya, 30 persen yang dapat digunakan untuk investasi dan proteksi (asuransi). Dengan demikian, 70 persen sisanya dapat digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari.

Ada beberapa jenis kendaraan untuk investasi, antara lain, tabungan, deposito, emas, saham, reksa dana, properti, ataupun unit bisnis.

Untuk memilihnya, perlu dipertimbangkan biaya yang diperlukan, pendapatan yang didapat, profil risiko, apakah Anda takut terhadap risiko kehilangan uang atau tergolong berani, keterampilan yang diperlukan untuk memilih produk investasi, dan banyaknya waktu keterlibatan Anda untuk melakukan investasi.

Usahakan tidak menaruh semua uang Anda pada satu produk investasi untuk meminimal kan risiko. Karena kondisi Anda sekarang ini masih bekerja, saya lebih sarankan agar kira-kira sekitar 70-80 persen dari alokasi uang keperluan investasi tadi bisa diinvestasikan ke dalam aset seperti deposito dan reksa dana. Deposito digunakan untuk berjaga-jaga, sedangkan reksa dana digunakan untuk mendapatkan pengembangan. Sementara, sisanya yang 20-30 persen, bisa mulai digunakan untuk investasi ke dalam usaha dengan cara berpatungan dengan teman atau saudara yang bisa mengelola usaha.

 
Derajat Kebebasan Finansial
Mengukur derajat kebebasan finansial Anda sebenarnya sangat mudah sekali. Anda hanya perlu mengetahui 3 hal untuk menghitung apakah Anda sudah bebas secara finansial atau belum,

1. Aset Lancar, yaitu segala aset yang Anda miliki dalam bentuk uang yang bisa dibelanjakan atau aset pendek yang bisa diuangkan dalam jangka waktu satu bulan. Mobil dan rumah tidak termasuk dalam kategori ini karena dua hal tersebut (menurut saya) termasuk asek tetap.

2. Pengeluaran bulanan, yaitu segala uang yang Anda keluarkan untuk memenuhi kebutuhan Anda setiap bulannya. Termasuk makan-minum, menyekolahkan anak-anak jika sudah berkeluarga, intinya adalah pengeluaran yang membuat Anda dan keluarga bisa hidup berkecukupan di bulan tersebut.

3. Pendapatan pasif, adalah pendapatan yang Anda hasilkan tanpa harus bekerja langsung di dalamnya. Pendapatan pasif ini dalam bentuknya yang paling sederhana bisa berupa dividen, laba bisnis, atau royalti.
Baik, setelah Anda mengetahui 3 hal tersebut, maka inilah cara mengukur kebebasan finansial Anda,

Jumlah Kekayaan =
Aset Lancar / (Pengeluaran bulanan – Pendapatan Pasif)

Jadi, percuma jika Anda saat ini memiliki aset lancar banyak, namun pengeluaran Anda juga gila-gilaan dan tidak memiliki sumber pendapatan pasif. Dari formula ini, saya rasa Anda sudah bisa menebak bagaimana meraih jumlah kekayaan tidak terbatas: pastikan pendapatan pasif Anda lebih besar dari pengeluaran bulanan Anda. Selamat, Anda sudah bisa meraih kebebasan finansial. Pendapatan pasif tersebut nilainya adalah kurang dari sama dengan pengeluaran bulanan. Jadi jika di bagian penyebut sudah nol, maka kebebasan finansial itu sudah bisa Anda capai.

 
Adakah sebuah rumusan untuk menciptakan kebebasan finansial? Apakah semua jutawan  mengambil langkah yang sama untuk mengumpulkan keberuntungan mereka? Berikut ini ada beberapa langkah untuk menuju kebebasan finansial.

1. Gunakanlah Pola Pikir Miliuner
Pertama, pelajari dan gunakanlah pola pikir seorang miliuner. Cara berpikir miliuner berbeda karena itu tindakan yang dilakukan tidak sama sehingga hasil yang diperoleh jauh berbeda pula. Sebagai contoh, ketiga gagal para miliuner memandangnya sebagai pengalaman belajar sedangkan orang biasa hanya merasakannya sebagai kegagalan. Pada saat mengadopsi paham dan kebiasaan-kebiasaan seorang miliuner, persepsi terhadap dunia akan berubah sama sekali dan Anda akan menyadari ada begitu banyak kesempatan untuk menghasilkan uang.

2. Menetapkan Tujuan-Tujuan Finansial yang Jelas
Kesehjateraan tak akan terwujud secara kebetulan. Kesejahteraan selalu dimulai dengan tujuan yang jelas dalam pikiran kita. Banyak orang ketika ditanya berapa target pendapatan mereka atau berapa nilai kekayaan yang mereka inginkan, jawaban standar yang biasa keluar dari mulut mereka adalah "sebanyak mungkin yang bisa saya dapatkan". Ini adalah penyebab utama yang membuat mereka tak akan pernah dapat mencapai tingkat kekayaan itu. Tanpa adanya angka spesifik sebagai fokus, Anda tak akan pernah dapat mengembangkan sebuah strategi untuk mencapainya. Anda harus secara spesifik menyebutkan berapa jumlah uang yang ingin Anda capai. Misalnya saya ingin mempunyai kekayaan sebesar 1 miliar atau misalnya saya ingin mempunyai pendapatan per bulan 100 juta. Dengan begitu, Anda dapat tampil dengan rencana yang realistis untuk dilaksanakan.

3. Menciptakan Sebuah Rencana Finansial
Sekali telah menetapkan target finansial yang spesifik tentang berapa banyak uang yang ingin dikumpulkan, Anda dapat mengembangkan rencana efektif untuk mencapainya. Sebagai contoh, apabila tujuan Anda adalah mengumpulkan harta senilai 1 miliar pada tanggal tertentu, Anda harus membuat rencana tentang berapa banyak dana yang ditabung dan diinvestasikan setiap bulannya, berapa tingkat keuntungan yang harus diperoleh dari investasi tersebut, dan perkiraan waktu yang akan dibutuhkan untuk itu. Sebagian besar orang tak pernah berhasil mencapai mimpi finansial mereka hanya karena mereka tak memiliki rencana finansial untuk mewujudkannya.

4. Meningkatkan Pendapatan Anda secara Drastis
Setelah membangun rencanan finansial, sebagian besar orang cenderung kecil hati pada awalnya. Mereka melihat rencana tersebut dan menyadari dengan jumlah pendapatan yang mereka terima dan tabungan saat ini, akan perlu waktu puluhan sebelum kekayaan terwujud. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi Anda untuk belajar cara mempercepat dan memberi tenaga kuat pada rencana finansial dengan mengambil langkah untuk meningkatkan pendapatan Anda secara besar-besaran. Saran saya, coba ikuti seminar-seminar cara menjadi kaya, cara mengatur keuangan, trik-trik bisnis, membeli properti, dll. Itu semua bisa meningkatkan pendapatan Anda secara drastis. Jangan pelit untuk mengeluarkan uang untuk pengetahuan bisnis. Lebih baik Anda berinvestasi mengeluarkan uang untuk mengikuti seminar-seminar bisnis daripada Anda hanya mengeluarkan uang untuk mengganti Gadget Anda setiap tahun.

5. Kelola Uang Anda & Kurangi Pengeluaran
Banyak orang yang berpikir bahwa dengan meningkatkan pendapatan, kekayaan mereka akan bertambah secara otomatis. Sayangnya, peningkatan pendapatan hanyalah satu sisi dari persamaan kekayaan. Ada orang-orang yang memiliki pendapatan 10 juta dan merugi setiap bulannya, tetapi ada juga orang-orang yang menerima 50 juta dan masih tetap merugi setiap bulannya. Apabila kita tidak mengelola pendapatan, pengeluaran kita akan ikut naik seiring dengan kenaikan pendapatan dan menghapus seluruh surplus dana yang kita miliki.

6. Kembangkan Uang Anda dengan Tingkat Keuntungan Para Miliuner
Dengan meningkatkan pendapatan dan mengurangi pengeluaran, Anda akan temukan bahwa Anda mampu mengakumulasikan surplus dana yang dapat digunakan untuk membangun kesejahteraan. Hal ini perlu dilakukan karena tak peduli betapapun kerasnya upaya untuk bekerja dan menabung, kekayaan yang luar biasa tak akan mampu diraih kecuali Anda belajar bagaimana membuat uang bekerja untuk Anda. Semua miliuner meyakini sebagian besar kekayaannya berasal dari investasi yang mereka lakukan karena mereka tahu bahwa sekedar bekerja untuk uang tak akan membuat mereka kaya. Maka mulailah belajar untuk berinvestasi.

7. Lindungi Kekayaan Anda
Tak ada gunanya bekerja keras mengumpulkan kekayaan hanya untuk menyaksikan semuanya terengut dari genggaman Anda. Banyak orang bekerja selama puluhan tahun mengumpulkan harta kekayaan hanya untuk melihat hasil jerih payahnya lenyap oleh kecelakaan, penyakit yang tak terdeteksi, atau melalui tuntutan hukum yang tak terduga. Para miliuner bekerja sama dengan para profesional seperti penasihat asuransi, pengacara dan akuntan untuk membantu mereka membangun benteng finansial sehingga kekayaan mereka terlindung dari pada kreditur, calon penggugat, dsb.




Mengelola Penghasilan
Berikut trik untuk menangani gaji atau penghasilan agar tidak keburu habis sebelum waktunya:

Waspadai pengeluaran dalam jumlah kecil
Pengeluaran dalam jumlah besar biasanya selalu kelihatan. Namun, lain halnya dengan pengeluaran kecil yang terasa. Bayangkan, bila dikumpulkan pengeluaran kecil seperti dana untuk gaya hidup, ngopi di kafe, atau nonton film ternyata bisa besar juga. Anda dapat mulai membenahi keuangan dengan mewaspadai pengeluaran kecil ini. Bila Anda memasukkan dana untuk makan malam di resto atau ngopi di kafe dalam tabungan, siap-siap saja terkejut. Ternyata, jumlahnya lumayan signifikan.

Singkirkan 'kesenangan' yang tidak penting
Berlangganan televisi kabel, jadi anggota klub fitnes terkenal, atau ikut dalam klub golf bergengsi? Asyik memang. Pertanyaannya, apakah Anda sanggup membayar semua keanggotaan itu? Bila jawabannya tidak, siap-siap menghilangkan semuanya dalam daftar pengeluaran bulanan. Anda harus mengecek lagi seluruh pengeluaran agar sesuai dengan kantong.

Bayar lunas utang kartu kredit
Satu hal yang perlu diingat ketika memiliki kartu kredit. Dana di dalamnya bukanlah pemasukan untuk Anda. Punya kartu kredit adalah pengeluaran yang harus segera dibayarkan. Jadi, ketika menggunakan kartu kredit, kalau memungkinkan bayar lunas ketika tagihan datang. Maklum saja, bunga kartu kredit sangat mencekik. Anda boleh jadi akan terlilit utang seumur hidup bila tak pandai-pandai berstrategi menggunakan kartu kredit. Bila Anda memang sudah masuk dalam jeratannya, konsultasilah dengan pihak penerbit kartu kredit agar dapat bernegosiasi soal pembayaran.

Mulai berinvestasi
Beres mengatur pengeluaran plus berhasil 'menjinakkan' utang kartu kredit, inilah saatnya untuk mulai berinvestasi. Seperti yang diungkap Warren Buffet, investor dan pengusaha besar AS, investasi seperti diet. Mudah dipahami, tapi sulit dilakukan.

Untuk Anda yang mulai bisa menyisihkan gaji dalam jumlah tertentu atau katakanlah menyiapkan dana 'menganggur', mulai pikirkan untuk berinvestasi. Dengan begitu, uang yang akan bekerja untuk Anda, bukan Anda bekerja untuk uang. Jadilah, investor yang cerdas.

Selamat mengelola gaji...

Hutang = Perahu, 
Hutang adalah Aset menjadi Bebas Finansial

Bagi sebagian orang hutang itu sangat mengerikan, tapi bagi sebagian orang lagi hutang itu menyenangkan. Bagi sebagian orang hutang itu harus dihindari, tapi bagi sebagian orang hutang itu dicari cari.  Bagi sebagian orang lagi hutang itu bagaikan aib dan sesuatu yang memalukan, tapi bagi sebagian orang lagi hutang itu mulia. Bagi sebagian orang hutang itu dianggap membuat tidak berwibawa, tetapi sebagian orang lagi malah bangga dengan semakin besarnya jumlah hutang yang dimiliki……nah lho…..  pendapat mana yang benar sih?

Ada juga yang bertanya demikian, apakah hutang itu sesuatu hal negatif yang harus dihindari, dijauhi, dan pemiliknya dihujat hujat, ataukah hutang itu sesuatu hal positif yang dicari cari, dan justru harus dimiliki, serta pemiliknya di puji puji sebagai penggerak perekonomian?.

Teman teman, sebenarnya sebagaimana apapun didunia ini, hutang itu sifatnya netral, hutang itu bisa menjadi negatif atau positif tergantung sudut pandang dan cara pemanfaatan serta penggunaannya

Jika seseorang itu tidak tahu cara memanfaatkan hutang dan cara mengelolanya dengan baik, otomatis hutang itu cepat atau lambat akan menjadi hal negative dalam kehidupannya, akan tetapi ketika seseorang tahu cara memanfaatkan dan mengelola hutang dengan baik, otomatis hutang itu bisa menjadi suatu hal positif bagi dirinya.

Tetapi yang pasti hutang itu bukan tujuan, hutang itu hanya sebagai alat bantu, sebagai pengungkit. Saya secara pribadi tidak pernah menganggap hutang sebagai tujuan hidup saya, hutang dalam bisnis dan investasi yang saya lakukan hanyalah sebagai alat bantu, alat pengungkit saja untuk mencapai tujuan lebih tinggi yang sudah saya tetapkan sebelumnya. 

Jika diibaratkan seseorang yang memiliki tujuan untuk menyeberangi sebuah sungai, menuju ke tepi sungai di seberang yang tanahnya sangat subur, hijau dan dipenuhi oleh berbagai macam pohon buah buahan. Kemudian dia berhasil menyeberangi sungai tersebut dengan bantuan sebuah perahu, dan setelah mencapai tepi sungai seberang, perahu itupun kemudian di tinggalkan di tepi sungai saja, walaupun sebenarnya tentu saja perahu tersebut amat berjasa menyeberangkan orang tersebut.


Nah demikian pula halnya dengan hutang, bagi saya hutang hanyalah sebagai alat bantu seperti perahu dalam perumpamaan diatas, untuk mempercepat pencapaian tujuan hidup saya.
Jadi ingatlah teman teman, hutang bukanlah sebuah tujuan, hutang hanyalah sebagai alat bantu seperti halnya perahu untuk menyeberangkan seseorang ke tepi sungai seberang. Dan perahu itu sifatnya netral.

Tapi jika kita lanjutkan cerita perumpamaan perahu diatas, banyak orang yang ironisnya, ketika mendengar ada anak kecil yang tenggelam di sungai karena tidak bisa menjaga keseimbangan dan perahunya terbalik, yang disalahkan adalah perahunya, dianggap naik perahu itu adalah hal yang amat berbahaya. Dan yang lebih konyol lagi, terkadang banyak orang yang mau saja ditakut takuti oleh orang lain yang tidak pernah naik perahu, tapi pernah mendengar kisah anak kecil yang tenggelam karena perahunya terbalik, tanpa tahu apa penyebabnya…hahaha.

Jika kita kembalikan ke masalah hutang, demikian pula yang terjadi di masyarakat. Banyak orang menilai hutang itu jelek, negatif, harus dijauhi, tanpa dia sendiri tahu persis alasannya, karena yang dia tahu, hal itulah yang diajarkan oleh orangtuanya sejak kecil, atau temannya,  bahwa hutang itu jelek, jangan pernah berhutang, dll.

Jadi kesimpulannya, ketahui dan pelajarilah dengan baik, termasuk apa sebenarnya  hutang itu, barulah memberikan sebuah penilaian. Jadilah orang yang bijak yang selalu mencari tahu terlebih dahulu sebelum mengambil kesimpulan atau menilai hal apapun didunia ini.
Bagaimana menurut Anda?




Pertimbangan penting yaitu masa produktif atau menghasilkan pendapatan umumnya berkisar antara 25 sampai 30 tahun.  Anggapan mulai bekerja umur 20 tahun dan pensiun umur 55 atau 60 tahun. Dengan pola yang biasa yaitu pendapatan diperolah dari bekerja plus usaha sampingan. Harapannya tips ini tentunya masih tetap bekerja atau secara realistis bisa dijalankan. Startnya makin cepat makin baik, selain itu  selalu dikembangkan pengetahuan dan ditingkatkan kisaran persentasenga jika memungkinkan.

5 tips sederhana yang bisa dilakukan, yaitu :

1. pendidikan adalah investasi utama
Salah satu pengungkit yang paling powefull (berdaya guna) sampai kapanpun adalah pendidikan. Selain pendidikan usia dini, SD, SMP, SMA, sarjana strata satu sampai 3, pendidikan non formal seperti kursus, diklat, seminar dan sejenisnya sangat membantu dalam pengembangan pribadi dan karier. Semakin tinggi dan dalam tingkat pendidikan, banyak hal yang bisa dilakukan dalam memahami banyak hal dalam kehidupan termasuk dalam pencapaian kebebasan finansial lebih cepat dan bijaksana.

2. tingkatkan karier dan kompetensi
Peningkatan karier dan kompetensi tidak hanya pendidikan namun pengalaman dan sharing dengan yang lebih berpengalaman atau istilahnya yang bisa dijadikan guru. Semakin banyak berguru atau menimba ilmu dari berbagai kalangan dan pihak terutama yang berkaitan dengan karier banyak hal yang bisa didapat dan tentunya akan mempermudah dan meningkatkan kepercayaan diri dalam meniti karier menuju tingkat lebih tinggi lagi. Cara paling mudah adalah mencontek orang yagn telah berhasil dalam karier seperti akrier yang sedang dijalani.

3. 10% tabung
Menabung sejak awal sangat dianjurkan, karena dengan menabung dan hidup sederhana, membuat hidup lebih nyaman. Berdasarkan pengalaman banyak pihak  tidak punya tabungan dan atau punya tagihan hutang membuat hidup tidak nyaman. Kehidupan nyaman dan terencana akan membuat pribadi lebih mudah berkembang dan nyaman dalam meningkatkan karier, tentunya pencapaian kebebasan finansial akan lebih mudah jika hidup nyaman bukan ?

4. 5 sd 10% disumbangkan
Berbagi adalah panggilan hidup, memperoleh penghasilan dan berkah adalah berkat jalan dari Tuhan Yang Maha Esa dan tentunya langsung atau tidak langsung atas peran serta sesama baik yang diketahui maupun tidak. Berbagi dengan sesama yang tidak beruntung adalah panggilan.

5. belajar terus berinvestasi
Tabungan 10% maupun kelebihan atas penghasilan perlu diinvestasikan pada instrumen yang tepat, seperti deposito, reksa dana, saham, emas, tanah, bangunan, waralaba, dan lain sebagainya. Tentunya pengetahuan dan pengalaman berinvestasi yang tepat diperlukan agar tabungan bisa berkembang untuk mendukung perencanaan di masa depan, baik untuk beli rumah, kendaraan transprotasi, menikah, menyekolahkan anak atau bahkan membantu pada saat mantu.

5 Tips sederhana di atas cukup sederhana namun jika dilaksanakan dengan disiplin dan terus ditambah pengetahuan dan pengalaman terus akan sangat berguna dalam mencapai pensiun dini kaya, tua bahagia, mati masuk surga.


 Jadi, Berapa pun usia Anda atau berapa pun uang yang Anda miliki atau hasilkan, jika Anda menghasilkan uang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dari sumber selain bekerja, maka Anda telah mencapai kebebasan finansial. Anda kaya secara esensi. Bukan karena harta Anda banyak, namun karena Anda tidak bergantung pada orang lain untuk bisa hidup.  (Bekerja berarti Anda bergantung pada majikan Anda)

Umur tidak ada hubungannya dengan kebebasan finansial. Jika Anda berusia 20 tahun tetapi bisa hidup dengan pengeluaran Rp1 juta, sementara aset Anda menghasilkan Rp1 juta atau lebih per bulan, Anda bebas melakukan apa pun yang Anda sukai tanpa harus khawatir dengan kebutuhan hidup. Di sisi lain, meskipun Anda sudah berusia 50 tahun dan mendapatkan penghasilan Rp50 juta sebulan, namun bila Anda tidak memiliki penghasilan lain di luar pekerjaan untuk menutupi pengeluaran bulanan Anda (yang sebagian besar untuk membayar cicilan utang, misalnya), maka Anda tidak bebas secara finansial.

Bisa diraih siapa pun

Anda bisa mencapai kebebasan finansial bahkan bila Anda hanya pegawai rendahan dengan gaji UMR. Memang lebih sulit dibandingkan mereka yang berpenghasilan besar, namun tidak mustahil. Masalahnya hanya prioritas.

Misalnya, Anda seorang bujangan umur 23 tahun yang tinggal di Yogyakarta, di mana upah minimum propinsinya (UMP) saat ini adalah Rp.1.065.247,- . Langkah pertama adalah menemukan tempat tinggal yang murah, misalnya di pinggiran kota di mana biaya kos dan biaya makan lebih murah. Jika Anda bisa menjaga pengeluaran cukup sebesar Rp900.000,- sebulan dan menabung Rp165 ribu sebulan, maka dalam setahun Anda bisa mengumpulkan uang Rp1,98 juta. Jika Anda terus menabung seperti itu, ketika usia 40 tahun Anda sudah memiliki tabungan Rp33,6 juta yang bila diinvestasikan dengan bijak dalam 17 tahun paling tidak sudah berlipat tiga atau empat nilainya (menjadi di atas 100 juta).

Ini hanyalah sebuah contoh yang menyederhanakan situasi, tanpa mempertimbangkan perubahan hidup seperti menikah, punya anak, dll yang mengubah kebutuhan hidup, namun penghasilan Anda pun juga tidak terus-menerus sebesar itu bukan?

Namun, intinya jelas: siapa pun dapat mencapai kebebasan finansial jika mereka menempatkan prioritas untuk mencapainya. Jika Anda memilih untuk tidak melakukannya, Anda harus menerima konsekuensinya dalam jangka panjang. Setiap uang yang Anda hamburkan tanpa arah yang jelas akan semakin menjauhkan Anda dari kebebasan finansial.





sumber :
http://www.updaterus.com/article/moneyandcareer/tips-untuk-bebas-finansial/
http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/belanja/12/02/01/lyovyn-agar-gaji-tidak-gampang-habis-ini-dia-triknya
http://arryrahmawan.net/bagaimana-mengukur-kebebasan-finansial-anda/
http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/12/02/08/lz2sgh-bebas-finansial-di-usia-muda-bagaimana-caranya
http://keuanganku.com/jangan-cari-kaya-carilah-kebebasan-finansial/
http://tipsorangsukses.blogspot.com/2013/02/kebebasan-finansial.html
http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2011/05/26/5-tips-penting-meniti-kebebasan-finansial-sejak-kini-367767.html
http://www.joehartanto.com/hutang-perahu/

6 komentar:

  1. Ini adalah kesempatan bagus dibawa ke anda oleh perusahaan pinjaman Starla. Apakah Anda membutuhkan pinjaman untuk tujuan apapun? Kami menawarkan pinjaman pada tingkat bunga 3% dan proses pinjaman membutuhkan waktu 2 hari dari aplikasi untuk pendanaan. Hubungi kami sekarang melalui email: starlaloanfirm@gmail.com

    BalasHapus
  2. Hai semua,

    Saya ibu Sandra Ovia, pemberi pinjaman wang swasta, adalah di dalam kamu kredit yang buruk? Anda perlu untuk memperbaiki kewangan? Saya telah didaftarkan dan diluluskan oleh kerajaan untuk mengawal institusi kewangan. Saya memberi pinjaman kepada bereputasi-bereputasi dan individu untuk tahap Avail pada 2%. Saya memberi pinjaman kepada tempatan dan Lapangan Terbang Antarabangsa kepada semua orang yang memerlukan pinjaman, dan yang boleh membayar balik pinjaman, di seluruh dunia. Saya memberi pinjaman melalui pemindahan akaun atau cek bank disahkan untuk apa yang pernah anda menerima sebuah bank di negara ini. Ia tidak memerlukan banyak kertas kerja. Jika anda ingin mendapatkan
    meminjam daripada bereputasi kami. Anda boleh menghubungi kami melalui
    sandraovialoanfirm@gmail.com

    Terima kasih
    Sandra firma Ovia Pinjaman
    Ibu Sandra Ovia

    BalasHapus
  3. Terimakasih informasinya sangat bermanfaat ,saya suka artikelnya, ini bisa jadi alternatif untuk persiapan pensiun,pendidikan,dll :
    Melipatgandakan asset cara aman terukur dengan berkebun jabon
    http://i-gist-indonesia.blogspot.co.id/p/blog-page_9.html

    BalasHapus
  4. Halo,

    Nama saya Mia Aris.S. Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya telah scammed oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800.000.000 (800 JUTA ) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dengan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah i diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening saya tanpa penundaan. Karena aku berjanji padanya bahwa aku akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman dalam bentuk apapun, silahkan hubungi dia melalui emailnya: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya ladymia383@gmail.com.
    Sekarang, semua yang saya lakukan adalah mencoba untuk bertemu dengan pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening bulanan.

    BalasHapus
  5. Aku Widya Okta, saya ingin bersaksi pekerjaan yang baik dari Allah dalam hidup saya kepada orang-orang saya yang mencari untuk pinjaman di Asia dan bagian lain dari kata, karena ekonomi yang buruk di beberapa negara. Apakah mereka orang yang mencari pinjaman di antara kamu? Maka Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan pinjaman penipuan di sini di internet, tetapi mereka masih asli sekali di perusahaan pinjaman palsu. Saya telah menjadi korban dari suatu 6-kredit pemberi pinjaman penipuan, saya kehilangan begitu banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka. Aku hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang dari utang saya sendiri, sebelum aku rilis dari penjara dan teman yang saya saya menjelaskan situasi saya kemudian memperkenalkan saya ke perusahaan pinjaman reliabl yang SANDRAOVIALOANFIRM. Saya mendapat pinjaman saya Rp900,000,000 dari SANDRAOVIALOANFIRM sangat mudah dalam 24 jam yang saya diterapkan, Jadi saya memutuskan untuk berbagi pekerjaan yang baik dari Allah melalui SANDRAOVIALOANFIRM dalam kehidupan keluarga saya. Saya meminta nasihat Anda jika Anda membutuhkan pinjaman Anda lebih baik kontak SANDRAOVIALOANFIRM. menghubungi mereka melalui email:. (Sandraovialoanfirm@gmail.com)
    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (widyaokta750@gmail.com) jika Anda merasa sulit atau ingin prosedur untuk memperoleh pinjaman.

    BalasHapus
  6. Halo, Saya cunson hamilton Katheren, saat ini tinggal di Texas, Amerika Serikat. Saya seprated kali ini dengan tiga anak-anak dan aku terjebak dalam situasi keuangan Mei 2015 dan saya perlu untuk membiayai dan membayar tagihan saya. Saya mencoba untuk mendapatkan pinjaman dari berbagai perusahaan pinjaman pribadi dan perusahaan tetapi tidak pernah dengan sukses, dan sebagian besar bank menolak kredit saya. Demi Allah, saya membaca sebuah artikel online dan saya memutuskan untuk mencoba, Pada awalnya saya sangat takut tapi saya mencoba memberikannya karena pada saat itu dalam hidup saya, saya tak akan kehilangan, jadi saya mengikuti arahan mereka dan melakukan aything saya diminta untuk melakukan sebelum pinjaman saya dapat diberikan, saya sangat takut pada saat itu, tapi aku bilang hari ini sebagai tuhan adalah saksi saya, saya sekarang seorang pemilik usaha kecil dan saya membayar kembali pinjaman saya di bunga yang lebih rendah dari 1,5% tanpa masalah, Percayalah dengan perusahaan ini saya jamin tidak akan menyesal, tidak ada pemeriksaan kredit, tidak ada co penandatangan dengan tingkat bunga hanya 1,5% dan pembayaran yang lebih baik rencana dan jadwal, silahkan hubungi Mr Dangote perusahaan pinjaman ( dangotegrouploandepartment@gmail.com). Dia tidak tahu bahwa aku melakukan ini tapi saya sangat senang sekarang dan saya memutuskan untuk membiarkan orang tahu lebih banyak tentang dia dan Tuhan memberkati alsoi ingin lebih. Anda dapat menghubungi dia melalui email-nya.
    dangotegrouploandepartment@gmail.com dan saya juga menyadari bahwa beberapa dari Anda mungkin berpikir itu adalah stres tapi tidak, saya tidak pernah scammed $ 5.000 yang membuat saya merasa ingin menyerah tapi hari ini semua berkat Allah Mahakuasa dan Mr Dangote. jadi hubungi saya di Cunsonhamilton342@gmail.com atau hubungi saya di nomor (682) 233-0439 untuk informasi, Nikmati

    BalasHapus