Laman

Sabtu, 06 Juli 2013

Ramalan Tanda-tanda kiamat menurut Islam

Beberapa kali prediksi kiamat yang dilakukan oleh mereka yang mengaku pakar selalu meleset termasuk saat prediksi kiamat 21-12-2012 lalu. Hari kiamat pasti terjadi. Hanya saja, kapankah peristiwa itu akan berlangsung? Allah SWT sajalah yang mengetahui. Tak ada satu pun makhluk di alam semesta, termasuk malaikat, yang mampu memprediksikan waktu kiamat. Bahkan, Nabi Muhammad SAW yang menjadi kekasih-Nya pun tidak diberi informasi yang jelas.
Hal tersebut ditegaskan Allah dalam Surat al-A’raf ayat 187. “Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang kiamat, kapankah terjadinya? Katakanlah sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat hanya ada pada sisi Tuhanku. Tiada seorang pun yang mengetahui waktu kedatangannya selain Dia.”

Tidak dapat dimungkiri bahwa kita saat ini hidup di akhir zaman. Berbagai peristiwa telah mengisyaratkan bahwa bumi semakin tua. Cuaca semakin tidak menentu dan sulit diprediksi. Berbagai bencana, seperti gempa bumi, gunung meletus, badai, dan banjir kerap terjadi di berbagai penjuru dunia.

Ini ditambah dengan gejala pemanasan global (global warming) yang makin mengkhawatirkan. Dalam kehidupan sosial, berbagai kejadian memilukan juga sering terjadi akhir-akhir ini. Misalnya pembunuhan, pemerkosaan, perang saudara, korupsi, dan berbagai bentuk kebejatan moral lainnya. Hal tersebut melanda di berbagai penjuru dunia. Banyak yang mengatakan berbagai kejadian tersebut merupakan pertanda kiamat sudah dekat.

Dan memang, meskipun kiamat adalah suatu rahasia besar, tapi Allah memberikan sejumlah isyarat atau tanda kepada manusia bahwa saatnya telah dekat. Butuh kepekaan hati untuk bisa membaca tanda-tanda tersebut. Buku karya ulama besar Ibu Katsir ini mengungkap banyak hal tentang kiamat. Antara lain, tentang tanda-tanda kedatangannya.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Segeralah beramal baik sebelum terjadi enam tanda kiamat. Yaitu, matahari terbit dari arah ia terbenam, dajjal, asap tebal, satwa melata bicara (dabbah), petaka (kematian spesifik) perorangan, dan petaka umum (kiamat besar).” (HR Ahmad).

Dalam hadis lainnya Rasulullah menjelaskan,” Ada enam tanda kiamat. Yaitu kematianku, pembebasan Baitul Maqdis, kematian akibat penyakit di dada (wabah binatang), harta benda melimpah sehingga orang memberi 100 dinar masih membuat yang diberi marah, petaka menimpa semua rumah bangsa Arab dan gencatan senjata antara kalian dengan keturunan kuning (bangsa Romawi). Namun, mereka berkhianat dan menyerang kalian melalui delapan puluh panji, yang masingmasing dengan 12 ribu orang.”

Hal lain yang banyak dibicarakan orang terkait dengan kiamat adalah kemunculan Dajjal. Dalam Alquran dan hadis banyak digambarkan tentang Dajjal. Antara lain, dari Abu Hurai rah, Rasulullah bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sehingga muncul 30 kaum Dajjal sang pendusta. Semuanya mengaku sebagai utusan Allah, harta benda melimpah, timbul banyak petaka, dan ke kacauan merebak. Sahabat bertanya, ‘kekacauan seperti apa?’ Beliau menjawab, ‘pembunuhan, pembunuhan, dan pembunuhan’.”

Dr Muhammad Nu’aim Yasin mengatakan, di antara tanda-tanda kiamat besar (kubra) adalah munculnya sosok makhluk yang oleh Rasulullah dinamai Dajjal. Disebut Dajjal karena terlalu banyak menipu dan mendusta, mengaku diri sebagai Tuhan, berupaya terus melepaskan manusia dari agamanya melalui berbagai cara yang luar biasa dan hal-hal yang menakjubkan dengan izin Allah.

Akibatnya, sebagian manusia teperdaya. Namun, Allah akan menyelamatkan orangorang yang beriman sehingga mereka selamat dari tipu daya dan penyesatan Dajjal. Dengan ketentuan Allah, kemudian timbul fitnah atau petaka akibat ulah Dajjal. Lalu, Allah menurunkan Nabi Isa yang akan membunuhnya.

Pembahasan tentang turunnya Nabi Isa juga dibahas panjang lebar dalam buku ini. Juga tentang kemunculan Ya’juj dan Ma’juj, satwa melata keluar dari bumi dan menyapa manusia, matahari terbit dari arah tenggelam, asap tebal yang mengepul di akhir zaman. Selain itu, juga tentang apa yang telah dan belum terjadi terkait tibanya saat kiamat dan gambaran umat akhir zaman.

Mengapa tanggal 21-12-2012 'gagal' kiamat?
Kiamat 21 Desember 2012 versi suku Maya tidak memiliki landasan ilmiah. Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Jamaluddin, mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari ramalan suku yang hidup di Amerika Selatan itu.

Menurut Thomas, masyarakat keliru menafsirkan akhir penanggalan suku Maya sebagai kiamat umat manusia. Dalam kalender suku Maya, 21 Desember 2012 adalah akhir dari siklus tanggalan 13 baktun suku Maya. Keesokan harinya, 22 Desember, menurut kalender itu berarti dunia akan memasuki penanggalan baru dimulai lagi dari angka satu untuk selama 144 ribu hari lagi.
"Itu bukan ramalan kiamat suku Maya. Itu adalah akhir dari kalender panjangnya. Hanya orang menafsirkan akhir kalender panjang itu dengan keliru," kata Thomas.

Terhadap ramalan suku Maya bahwa kiamat ditandai dengan meledaknya Matahari, Thomas menjelaskan, yang terjadi hanyalah badai Matahari. Badai Matahari adalah hal yang biasa terjadi. Badai dipicu oleh kompleksitas medan magnet Matahari yang tampak sebagai bintik Matahari

Tanda-tanda besar hari kiamat sebagaimana dijelaskan dalam hadits berikut,

“Kiamat itu tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda, asap, Dajjal, hewan, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga gempa (satu di timur, satu di barat, dan satu di jazirah Arab), dan terakhir adalah api yang keluar dari ‘Adn yang menggiring manusia ke makhsyar.” (HR Muslim)
tanda tanda besar hari kiamat
Hadits tersebut menjelaskan tanda-tanda hari kiamat besar, tetapi kita tidak tahu mengenai urutannya.

Sebagaimana kita ketahui, insyaAllah, terbitnya matahari dari arah barat berarti tertutupnya pintu taubat. Dan tanda tanda datangnya hari kiamat ini hanya terjadi ketika menjelang kiamat setelah munculnya Dajjal, hewan melata, dan tanda-tanda hari kiamat lain.

Ibnu Hajar Al Asqallani, dalam syarah Shahih Bukhari, menjelaskan, “Tanda-tanda kiamat itu ada yang menunjukkan dekatnya kiamat, dan ada yang menunjukkan datangnya kiamat. Tanda yang masuk kategori pertama adalah Dajjal, turunnya Isa Al Masih, Ya’juj dan Ma’juj, serta gempa. Yang termasuk kategori kedua adalah asap, terbitnya matahari dari barat, keluarnya hewan melata, dan api yang menggiring manusia ke makhsyar.”
Ketika tanda-tada kategori perrtama tadi, taubat dan amal shaleh masih diterima. Akan tetapi tidak ketika tanda tanda besar hari kiamat kategori dua muncul. Rasulullah SAW bersabda,
“Kiamat tidak akan terjadi hingga matahari terbit dari barat. Kalau sudah terbit dari barat dan manusia menyaksikannya, mereka semua akan beriman. Dan itu adalah saat ketika iman seseorang tidak lagi bermanfaat kepada diri sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.

Kiamat pasti terjadi, sementara dua orang sedang melakukan transaksi pakaian, namun mereka tidak sempat berjual beli atau melipatnya. Kiamat pasti terjadi, sementara seseorang sudah bersiap meminum susu untanya, tetapi dia tidak ingat untuk menenggaknya. Kiamat pasti terjadi, sementara seseorang sedang mengolah tanahnya, namun dia tidak sempat menyiramnya. Dan kiamat pasti terjadi, sementara seseorang sedang menyuapkan makanan ke dalam mulutnya, tetapi dia tidak sempat memakannya.” (HR Bukhari dalam Kitab Ar Riqaaq)

Tanda-tanda besar hari kiamat seperti itulah yang dikabarkan oleh Rasulullah SAW. Ada lagi dalil yang menyebutkan tentang terbitnya matahari dari arah barat sebagai tanda-tanda hari kiamat besar.

“Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.” (QS Al An’am: 158)

 
 

 

Ketika Al-Quran & Hadist Bicara Soal Nabi Isa Di Akhir Zaman


akhir zaman1KAJIAN tentang kemunculan Al-Mahdi dan keluarnya Dajjal selalu beriringan dengan pembahasan turunnya Nabi Isa as. Kedatangan Isa yang akan memberikan dukungan terhadap Al Mahdi dan Thaifah Manshurah yang bersamanya, lalu memerangi Dajjal dan membunuhnya merupakan bagian dari keimanan seorang muslim terhadap tanda-tanda kiamat kubra. Turunnya Nabi Isa di akhir zaman adalah masalah akidah yang telah tetap berdasar Al-Qur’an dan As-Sunnah Ash-Shahihah yang mencapai derajat mutawatir.

Dalil-dalil dari Al-Qur’an
Pertama, firman Allah Ta’ala: Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.” (QS. Az Zukhruf [43]: 57-61).

Konteks ayat-ayat ini bercerita tentang kisah Nabi Isa. Pada akhir rangkaian ayat-ayat tersebut, Allah berfirman “Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Maknanya adalah, turunnya Nabi Isa sebelum terjadinya kiamat kelak merupakan pertanda bahwa terjadinya kiamat sudah sangat dekat. Makna ini dikuatkan oleh qira’ah Ibnu Abbas, Mujahid dan sejumlah ulama tafsir lainnya yang membaca ayat ini dengan memfathahkan huruf ‘ain dan lam pada lafal la-‘ilmun yang maknanya adalah ‘Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar merupakan salah satu tanda (dekatnya) hari kiamat’. (Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Al-Qurthubi).

Kedua, firman Allah Ta’ala: “Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan ada­lah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” “Tidak ada seorang pun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan pada hari kiamat nanti Isa akan menjadi saksi terhadap mereka.” (QS. An-Nisa’ [4]: 157-159).

Ayat-ayat dalam surat An-Nisa’ di atas menjelaskan bahwa orang-orang Yahudi tidak mampu membunuh Nabi Isa, tidak pula mampu menyalibnya, karena Nabi Isa telah diangkat oleh Allah Ta’ala ke langit lengkap dengan jasad dan ruhnya. Nabi Isa tidak dibunuh dan tidak disalib, tetapi ada orang yang diserupakan dengan Isa di mata mereka, dan orang itulah yang mereka salib sebagaimana firman Allah Ta’ala: Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya.

Makna lafazh di dalam firman Allah mengandung arti bahwa Allah telah mengangkat Isa lengkap dengan jasad dan ruhnya, sehingga dengan demikian tercapai bantahan terhadap pengakuan orang-orang Yahudi bahwa mereka telah membunuh dan menyalibnya, karena pembunuhan dan penyaliban itu hanya terjadi pada jasad saja. Dalam hal ini, pengangkatan ruhnya saja tidak cukup untuk membantah pengakuan mereka itu. Karena yang disebut oleh Isa itu mencakup badan dan ruh, sehingga tidak cukup dengan hanya menyebut salah satu dari kedua unsur itu, kecuali ada bukti yang membenarkan, sedangkan di sini tidak ada bukti seperti itu. Lagi pula, pengangkatan ruh dan jasadnya secara keseluruhan itu sesuai dengan keperkasaan Allah Yang Maha Sempurna, dan sesuai dengan hikmah, kemuliaan dan pertolongan yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang dikehendaki-Nya.

Dalil-Dalil dari As-Sunnah
Terdapat banyak hadits shahih yang menjelaskan bahwa Nabi Isa belum wafat. Isa diangkat oleh Allah ke langit —sebagaimana dijelaskan oleh ayat-ayat di atas— dan kelak di akhir zaman akan turun kembali ke dunia untuk memerangi Dajjal, menegakkan keadilan Islam, dan akhirnya wafat dan dikebumikan di bumi layaknya manusia yang lain. Di antara hadits-hadits tersebut adalah,

1. Rasulullah bersabda: “Tidak akan terjadi kiamat sehingga turun kepada kalian Ibnu Maryam sebagai hakim yang adil, ia mematahkan salib, membunuh babi, menghentikan jizyah dan melimpahkan harta sehingga tidak ada seorang pun yang mau menerima pemberian harta.” (HR. Bukhari: no. 2296).
2. Rasulullah bersabda: “Bagaimana keadaan kalian apabila Ibnu Maryam turun di antara kalian sedangkan yang menjadi imam (pemimpin) kalian berasal dari kalangan kalian sendiri?” (HR. Bukhari: Kitabu ahaditsil anbiya’ no. 3193 dan Muslim: Kitabul iman no. 222, 223, 224).

3. Dari Jabir bin Abdullah ia berkata: Saya mendengar Nabi bersabda: “Akan senantiasa ada di antara umatku satu kelompok yang berperang di atas kebenaran, mereka senantiasa menang hingga hari kiamat.” Beliau bersabda: “Lantas Isa ibnu Maryam turun, maka pemimpin kelompok tersebut berkata, ‘Kemarilah, shalatlah sebagai imam kami!’ Maka Isa menjawab, “Tidak, sebagian kalian memimpin sebagian yang lain sebagai penghormatan Allah terhadap umat ini.” (HR. Muslim: Kitabul iman no. 225) [sumber: akhir zaman]




Sementara itu M. Amin Jamaluddin membuat penertiban yang lebih detil dalam kitabnya “huru-hara akhir jaman”, namun yang disayangkan bahwa penertiban ini banyak mengacu kepada riwayat-riwayat lemah yang sulit untuk dipertanggungjawabkan. Di bawah ini merupakan rangkaian peristiwa akhir zaman sebagaimana yang diyakini oleh penulis buku Umur Umat Islam.
  1. Invasi Irak Ke Kuwait
  2. Pengepungan dan Embargo Barat ke Irak
  3. Pengepungan Syam (Palestina)
  4. Munculnya Panji panji hitam dari timur / Khurasan
  5. Datangnya bendera bendera barat (Amerika) untuk menggempur Afghanistan (Ashhabu Rayatis Suud)*
  6. Perang Dunia ketiga (Armageddon?) *
  7. Surutnya Sungai Eufrat hingga menyibakkan gunung emas
  8. Kematian seorang Khalifah (di Saudi)
  9. Perebutan kekuasaan oleh tiga putra khalifah untuk mengusai Mekkah.
  10. Kejadian kejadian aneh di bulan Ramadhan berupa gerhana matahari dan bulan, komet berekor dan suara ledakan dahsyat yang bisa didengar oleh seluruh manusia*
  11. Huru hara, kekacauan dan malapetaka di bulan Syawal*
  12. Pertikaian dan konflik antar kabilah di bulan Dzul Qa’dah*
  13. Perampokan dan pembantaian jama’ah haji di bulan Dzul Hijjah. *
  14. Ditenggelamkannya pasukan arab (Sufyani ?) di Al Baida’ Madinah saat mengejar Al Mahdi.
  15. Penaklukan Al Mahdi atas Bani Kalb (Pendukung Sufyani)
  16. Penaklukan Al Mahdi atas seluruh Jazirah Arab.
  17. Penaklukan Persi / Iran (Syi’ah)
  18. Kekalahan sebagian orang orang Yahudi dan penaklukkan Israel
  19. Penaklukan Baitul Maqdis dan Pembebasan Masjidil Aqsha
  20. Malhamah Kubra di A’maq dan Dabiq (Damaskus)
  21. Penaklukan Cina dan Rusia (Khuz dan Kirman)
  22. Penaklukan India
  23. Penaklukan Konstantinopel (Turki Sekuler) oleh 70.000 Bani Ishaq
  24. Munculnya Dajjal dari Khurasan yang diikuti oleh 70.000 Yahudi Asbahan
  25. Turunnya Isa Al Masih di Menara Putih di timur Damaskus
  26. Terbunuhnya Dajjal dengan Pedang Isa Al Masih
  27. Perang habis habisan melawan seluruh Yahudi yang tersisa
  28. Datangnya Ya’juj wa Ma’juj
  29. Penaklukkan Roma (Italia)
  30. Wafatnya Al Mahdi
  31. Naiknya Al Qahthani menggantikan Al Mahdi
  32. Masa masa aman
  33. Wafatnya Isa Al Masih
  34. Terbitnya matahari dari barat
  35. Keluarnya binatang dari perut bumi yang dapat berbicara
  36. Keluarnya asap
  37. Datangnya angin lembut dari arah Yaman
  38. Penghancuran Ka’bah oleh Dzu Suwaiqatain dari Habasyah
  39. Kehancuran Madinah dan keluarnya seluruh manusia darinya
  40. Pembenaman bumi di Timur, di Barat dan di Tanah Arab
  41. Munculnya api yang menggiring manusia ke Mahsyar
  42. Berdirinya kiamat dan kehancuran alam semesta

Inilah Tanda-Tanda Kiamat Versi Yahudi Dan Syi’ah

syiah israel
HARI Kiamat merupakan sebuah kepastian. Tidak hanya Islam yang meyakini hari akhir, tetapi juga beberapa agama lainnya. Kiamat akan selalu ditandai dengan beberapa peristiwa menjelang hari kehancuran alam semesta tersebut. Akhir zaman seringkali digambarkan sebagai suatu masa yang diwarnai oleh kesusahan, peperangan dan konflik kemanusiaan hingga datangnya Imam Mahdi dan turunnya Nabi Isa yang akan membunuh Dajjal. Berikut tanda-tanda kiamat yang dipercaya oleh kaum Yahudi dan Syi’ah.
Menurut Kepercayaan Yahudi
Menurut tradisi Yahudi, mereka yang hidup pada akhir zaman akan menyaksikan:
  1. Dikumpulkannya orang-orang Yahudi di pembuangan ke Israel yang ada secara geografis,
  2. Dikalahkannya semua musuh Israel,
  3. Pembangunan Kenisah di Yerusalem dan dipulihkannya kembali persembahan kurban dan ibadah di Kenisah,
  4. Kebangkitan orang mati (techiat hameitim),
  5. Pada suatu saat, Mesias Yahudi akan menjadi Raja Israel. Ia akan memisah-misahkan orang-orang Yahudi di Israel menurut bagian-bagian wilayah sukunya yang asli di negeri Israel. Pada masa ini, Gog, raja Magog, akan menyerang Israel. Siapa Gog dan negara Magog itu tidak diketahui. Magog akan bertempur dalam suatu pertempuran hebat, yangmengakibatkan jauh korban yang besar di kedua belah pihak, tetapi Allah akan ikut campur dan menyelamatkan orang-orang Yahudi. Ini adalah pertempuran yang dirujuk sebagai Armagedon. Setelah memusnahkan musuh-musuh terakhir ini untuk selama-lamanya, Tuhan umat Yahudi akan mengenyahkan semua kejahatan dari keberadaan manusia. Setelah tahun 6000 (dalam kalender Yahudi), milenium ketujuh adalah masa kesucian, ketenangan, kehidupan rohani, dan perdamaian di seluruh dunia, yang disebut sebagai Olam Haba (Dunia Masa Depan). Saat itu semua umat Yahudi akan mengenal Tuhan secara langsung.
Menurut Ajaran Sesat Syi’ah
Mayoritas ulama Syi’ah sepakat akan rincian kejadian-kejadian yang akan terjadi pada hari-hari terakhir:
  1. Dajjal akan mengklaim dirinya sebagai juru selamat umat manusia dan bangsa-bangsa dari semua agama akan bersatu di bawah agamanya.
  2. Akan terjadi pembunuhan-pembunuhan massal atas umat Syi’ah di Iraq (sekitar sungai Eufrat), dan untuk kepala mereka akan disediakan hadiah uang, meskipun mereka bukan penjahat.
  3. Akan terjadi pemberontakan oleh seorang “Yamani” yang akan dikalahkan dalam usahanya itu.
  4. Imam Mahdi akan muncul kembali dan menyampaikan khutbahnya di Kaabah dan akan mengumpulkan pasukan dengan 313 jenderal dan ribuan pengikut untuk mengalahkan Dajjal.
  5. Seseorang yang bernama “Sufyani” (agamanya tidak disebutkan, meskipun ia adalah keturunan dari dinasti Ummayyah yang telah berantakan dan keturunannya kemungkinan menyebar di Levant dan Spanyol atau Marokko selama 12 abad terakhir), akan memimpin pasukan-pasukan dari Suriah melintasi Iraq ke Arab untuk mengalahkan pasukan-pasukan Mahdi bersama-sama dengan sekutu-sekutunya.
  6. Imam Mahdi akan mendirikan kembali Islam yang sejati dan dunia akan menemukan perdamaian dan ketenangan.
  7. Imam Mahdi akan berkuasa untuk suatu masa.
  8. Kebangkitan manusia akan dimulai, sementara itu hari penghakiman akan dimulai.

sumber :
http://islampos.com/inilah-tanda-tanda-kiamat-versi-yahudi-dan-syiah-37591/
http://islampos.com/tanda-tanda-kiamat-kubra-48076/
http://blogtainment-remaja.blogspot.com/2012/09/tanda-tanda-kiamat-besar-sudah-dekat.html
http://islampos.com/ketika-al-quran-hadist-bicara-soal-nabi-isa-di-akhir-zaman-54036/
http://jangdith.blogspot.com/2013/03/10-tanda-kiamat-besar-dalam-agama-islam.html
http://pulsk.com/13344/Kiamat-Menurut-Islam.html
http://yadikarnadi.blogspot.com/2012/12/inilah-tanda-tanda-kiamat-menurut.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar